Joko Widodo atau biasa kita kenal dengan Jokowi,
mungkin adalah sosok presiden Indonesia yang paling sederhana latar
belakangnya dibandingkan yang lain. Soekarno adalah jenius dan bisa
berbagai bahasa, Soeharto adalah sosok militer ahli, BJ Habibie adalah
jenius serta manusia terpintar di Indonesia, Gus Dur adalah salah satu
lulusan terbaik di Mesir, Megawati adalah anak Soekarno, SBY adalah
jendral militer yang cerdas. Sedangkan Jokowi? Dia hanyalah manusia
biasa yang merintis karirnya sebagai pengusaha furniture sederhana di
Solo. Namun, dia berhasil mengalahkan Prabowo yang merupakan anak
Begawan ekonomi Indonesia serta mungkin salah satu manusia paling pintar
di Indonesia saat ini. Jokowi, juga mungkin akan menjadi presiden yang
paling dicintai rakyatnya, dalam sejarah Indonesia.
Kami tidak akan membahas sisi politik Jokowi, namun akan membahas
kehidupannya sebelum terjun di politik. Seorang anak orang miskin yang
akhirnya berhasil membalik hidupnya dengan menjadi pengusaha furniture
sukses. Typical cerita Studentpreneur yang dicintai oleh semua orang.
Agar Anda mendapatkan gambaran seberapa miskin Jokowi waktu kecil, rumah
masa kecilnya ada di pinggir sungai, dan, digusur oleh pemerintah
setempat, membuat keluarga harus pindah ke rumah kontrakan.
“Saya bisa merasakan bagaimana rakyat itu menderita karena Saya bukan anak orang kaya. Dari kecil hidup prihatin,” – Jokowi
Profil Jokowi tidak boleh lepas dari kata “blusukan”, Kebiasaan
Jokowi yang blusukan, mendengar rakyat kecil, dan mengeluarkan berbagai
solusi seperti kartu pintar, kartu sehat, dan lainnya, tidak lepas dari
masa kecilnya yang hidup prihatin. Untuk sekedar makan, beliau
seringkali memancing dan mencari telur bebek. Terkadang, dia juga
mencari kodok dan jangkrik untuk tambahan uang jajan.
“Saya Ini Anak Tukang Kayu, Jadi Saya Juga Ingin Jadi Tukang Kayu,” – Jokowi
Mempunyai orang tua seorang tukang kayu, Jokowi memutuskan untuk
mengambil kuliah fakultas kehutanan UGM. Sejak kuliah, karena keadaan
ekonomi yang minus, beliau bersemangat belajar sehingga tidak membebani
orang tua. Pengeluaran juga harus ditekan seminimal mungkin. Kebiasaan
hidup hemat saat kuliah terbawa ketika menekuni bisnis. Memperhitungkan
anggaran seefektif mungkin adalah salah satu kunci suksesnya ketika
merintis bisnis furniture.
Beranikan Diri Membangun Bisnis
Setelah lulus dari fakultas kehutanan UGM, Jokowi memutuskan untuk
belajar dulu di sebuah BUMN di Aceh. Hasil belajarnya ini diterapkan
ketika akhirnya dia kembali ke Solo, meminjam uang dari bank, dan
memberanikan diri membuka bisnisnya sendiri. Awalnya, Jokowi memutuskan
untuk menjadi eksportir barang-barang furniture.
Ini yang Membuat Bisnis Jokowi Berhasil
Ketika memulai bisnis, sebenarnya banyak sekali perusahaan furniture
serupa bertumbangan di Solo. Namun, Jokowi tetap percaya dan bekerja
sangat keras. Bahkan, Jokowi sering tidur di pabriknya. Dia bekerja jauh
lebih keras dari anak buahnya. Awalnya, Jokowi hanya mengekspor 3 bulan
sekali. Setelah rajin mengikuti pameran furniture dan mengikut tren
gaya furniture eropa, Jokowi bisa mendapatkan ekspor sampai 18 kontainer
per bulan. Pasar mebel yang disasar Jokowi adalah pasar Jakarta,
Singapura, Eropa, Amerika, dan Timur tengah. Meskipun sering disindir
mempunyai wajah “desa”, Jokowi berhasil menunjukkan bahwa dia mempunyai
pemikiran level dunia. Dia seringkali sharing ke sahabat-sahabat sesama
pebisnis furniture untuk sering mengikuti tren yang ada di luar negeri.
Inilah profil Jokowi, seorang anak tukang kayu miskin yang berhasil
membuat bisnis furniture besar, dan kini menjadi Presiden Republik
Indonesia periode 2014-2019! Mari berdiskusi di kolom komentar! Anda
juga bisa mendapatkan informasi bisnis anak muda kreatif melalui Facebook atau Twitter Studentpreneur.
Baca Lainnya:
Cerita Bisnis Inspiratif: Orang-Orang Gagal yang Bangkit Menjadi Salah Satu Orang Tersukses di Dunia
Ini Cara Mendapatkan Modal Usaha dari Bank MandiriDari Glodok Menjadi Salah Satu Orang Terkaya di Indonesia
Tidak ada komentar:
Posting Komentar